Mencoba Memahami Sifat-Sifat Manusia

Mencoba Memahami Sifat-Sifat Manusia

Monday, February 18, 20130 comments

Hari ini saya akan berbagai ilmu lagi  kepada kalian mengenai sifat-sifat manusia, pasti diantara kalian sudah tau sifat-sifat manusia. jika belum, silahkan baca aja artikel ini, yaitu mencoba memahami sifa-sifat manusia.

Ilmu perilaku telah banyak mengembangkan cara-cara untuk memahami sifat-sifat manusia secara individu. konsep tentang manusia itu sendiri telah banyak pula dikembangkan oleh para peneliti perilaku organisasi. dan walaupun konsep-konsep tersebut terdapat perbedaan satu sama lain, namun usaha pengembangan pemahaman mengenai sifat manusia pada umumnya telah banyak dilakukan. salah satu cara untuk memahami sifat-sifat manusia ini ialah dengan mengenalisis kembali prinsipi-prinsip dasar yang merupakan salah satu bagian daripadanya. Prinsip-prinsip dasar tersebut dikemukakan sebagai berikut:
1. Manusia Berbeda Perilakunya, Karena Kemampuannya Tidak Sama
     Prinsip dasar kemampuan ini amat penting diketahui untuk memahami mengapa seseorang berbuat dan berperilaku berbeda dengan yang lain. karena terbatasnya kemampuan ini, seseorang seorang pimpinan bisa mengatasi masalah yang rumit dalam beberapa waktu saja sedangkan pimpinan yang lainnya membutuhkan waktu yang lama.
    Perbedaan kemampuan ini ada yang beranggapan karena disebabkan sejak lahir manusia ditakdirkan tidak sama kemampuannya dan disebabkan juga karena perbedaanya menyerap informasi dari suatu gejala. oleh karenanya kecerdasan merupakan salah satu perwujudan dari kemampuan seseorang.
2. Manusia Mempunyai Kebutuhan Yang Berbeda 
         Kebuthan seseorang berbeda dengan kebutuhan orang lain. misalnya seseorang karyawan yang didorong untuk mendapatkan tambahan gaji supaya bisa hidup 1 bulan dengan keluarganya, tingkah perilakunya jelas akan berbeda dengan karyawan yang didorong oleh keinginan memproleh keududukan agar mendapatkan harga diri di dalam masyarkat. kadangkala seseorang yang sudah berhasil memenuhi kebutuhan dasarnya, kebutuhan akan berlanjut dan berubah atau berkembang yang ingin dicapai itu berganti dengan kebutuhan yang lain. 
          Pemahaman kebutuhan yang berbeda dari seseorang ini amat bermanfaat untuk memahami konsep perilaku seseorang. Hal ini bisa dipergunakan untuk memprediksi dan menjelasakan perilaku yang berorientasi tujuan di dalam pekerjaan. Ini juga dapat meolong kita untuk memahami mengapa suatu hasil dianggap penting bagi sesorang. dan juga menolong kepada kita untuk mengerti hasil manakah yang akan menjadi terpentig untuk menentukan spesifikasi individu.
3. Orang Berpikir Tentang Masa Depan, dan Membuat Pilihan Tentang Bagaimana Bertindak
         Kebutuhan-kebutuhan manusia dapat dipenuhi lewat perilakunya masing-masing. di dalam banyak hal, seseornag dahadapkan dengan sejumlah kebutuhan yang potensial harus dipenuhi lewat perilaku yang dipilihnya. cara untk menjelaskan bagaimana seseorang membuat pilihan di antara sejumlah besar rangkaian pilihan perilaku yang terbuka baginya, adalah dengan mempergunakan teori expectancy. Teori ini berdasrkan atas proposi yang sederhana yakni bahwa seseorang memilih berprilaku demikian karena ia yakin dapat mengarahkan untuk mendapatkansuatu hasil tertntu. misalnya mendapatkan hadiah atau upah, dan dikenal oleh atasan yang menarik baginya karena sesuai dengan tuntutan kebutuhannya. teori ini didasarkan suatu anggapan yang menunjukkan bagaimana mengenalisa dan meramalkan rangkaian tindakan apakah yang akan diikuti oleh seseorang.
4. Seseorang Mempunyai Reaksi-reaksi Senang atau Tidak Senang
          Orang-orang jarang bertindak netral mengenai sesuatu hal yang mereka ketahui dan alami. dan mereka cenderung untuk mengevaluasi sesuatu yang mereka alami dengan cara senang atau tidak senang. selanjutnya evaluasinya itu merupakan salah satu faktor yang teramat sulit di dalam mempengaruhi perilakunya dimasa yang akan datang.
         Perasaan senang dan tidak senang ini akan menjadikan seseorang berbuat yang berbeda dengan orang lain di dalam rangka menaggapi sesuatu hal. misalnya seseorang bisa puas mendapatkan gaji tertentu karena bekerja di suatu tempat tertentu, sedangkan orang lain pada tempat yang sama mereka tidak puas. karena kepuasan dan tidak kepuasan ini ditimbulkan karena adanya perbedaan dari sesuatu yang diterima dengan sesuatu yang diharpakan seharusnya diterima.

Demikianlah artikel saya semoga bisa bermanfaat bagi kalian yang membacanya.dan mendapat pengetahuan dari artikel saya ini. Thank You :)






The Friendkerz.com

Share this article :

Post a Comment

 
Member Of Komunitas Blogger Wajo
Copyright © 2013. The Friendkerz - All Rights Reserved
Template Created by The Friendkerz
Proudly powered by Blogger