Puisi "Sebuah Kenangan"

Sebuah Kenangan
(Cipt:Muh Fikal)

Saat kita berpisah
Kau genggam erat tanganku
Sepertinya tak merelakan kepergianku
Tuk meninggalkanmu

Dermaga saksi bisu
Waktu ku kecup keningmu
Perlahan kau lepaskan
Genggaman tanganku
Dan ku lihat kau menangis

Lambaian tanganmu
Masih ku ingat selalu
Itu yang terakhir
Ku melihat dirimu.

Sudah sering kau kirim surat
Namun tak pernah ku jawab
Agar kau tak berharap

Bukannya aku tak tega
Bukan pula aku tak cinta
Karena orang tua yang
Tak merestui cinta kita...

4 comments for "Puisi "Sebuah Kenangan""

  1. Ciyeeee puisinya mantep sob,bisalah jadi puisikis. Mampir ya sob di heruarya.blogspot.com

    ReplyDelete
  2. nice poetry bro! kindly visit my blog adammulia.blogspot.com :) thanks!

    ReplyDelete

Add Your Comment